Manfaat Beras Hitam: Antioksidan Tinggi

Antioksidan? Sepertinya tidak asing ya. Sering muncul di TV sebagai jargon untuk menunjukkan keunggulan suatu produk. Namun, mungkin tidak banyak diantara kita yang mengerti betul apa itu antioksidan dan bagaimana cara kerjanya. Disini saya akan coba bahas sedikit yang saya pahami. Saya harap sih, bisa jadi diskusi. Barangkali dari pembaca ada pendapat lain, atau pemikiran yang layak didiskusikan.

Sebelum membahas antioksidan, baiknya saya bahas dulu tentang radikal bebas. Karena fungsi utama antioksidan adalah mengatasi kerusakan akibat si biang kerok ini. Radikal bebas adalah nama untuk sebuah zat. Zat yang dianggap jahat, karena merusak sel tubuh. Padahal, sebenarnya si jahat ini ya berasal dari tubuh kita juga. Ya, seperti asap knalpot lah. Hasil sampingan dari mesin tubuh alias metabolisme. Radikal bebas ini kekurangan elektron dalam susunan senyawanya. Jadi dia cenderung “mencuri” atau mengikat elektron yang dimiliki oleh komponen sel. Bisa membran (kulit) sel, bisa organel, bisa DNA (ini yang paling gawat, karena “otak” nya sel). Kalau elektron tercuri, komponen sel akan rusak. Bayangkan, apa jadinya kalau DNA rusak. Selnya kacau semua! Alamat kanker deh.

Antioksidan, dari namanya saja berarti anti atau melawan oksidan. Oksidan maksudnya ya si jahat radikal bebas tadi. Proses pencurian elektron tadi disebut oksidasi. Maka pencurinya a.k.a radikal bebas disebut oksidan. Antioksidan banyak macamnya. Tubuh kita pun sebenarnya juga menghasilkan dalam jumlah terbatas. Namun seiring perubahan pola hidup di zaman modern ini, yang nampaknya mendukung pertumbuhan si jahat radikal bebas, jumlah yang dihasilkan tubuh mulai tidak cukup. Perlu asupan yang cukup untuk melawan kerusakan sebelum parah.

Saya sendiri masih kurang paham, mengapa tumbuhan memproduksi antioksidan dalam jumlah tinggi. Meskipun tidak seluruhnya, namun sebagian tanaman menghasilkan antioksidan melebihi jumlah yang mungkin diperlukannya. Antioksidan dari tumbuhan seringkali berupa pigmen warna. Makin pekat warnanya, umumnya makin tinggi kadar antioksidannya. Meskipun bukan patokan baku.

Beras hitam, yang warnanya hitam pekat, menunjukkan kadar pigmen warna yang tinggi. Bisa dikatakan, sebagian manfaat beras hitam berasal dari warnanya. Zat warna yang disebut antosianin, telah diteliti dan terbukti merupakan salah satu antioksidan yang efektif melawan radikal bebas. Salah satunya yang sering dijadikan rujukan adalah penelitian Zhimin Xu dari Louisiana State University. Aneh ya, orang Amerika malah rajin meneliti. Padahal beras hitam kan asli nusantara. Paling mudah ditemui, paling banyak varietasnya. Bahkan di supermarket di Amerika sana, terkenal sekali “Indonesian Black Rice”. Sementara orang Indonesia sendiri? Malah belum tahu! Hehe. [Sochi]

4 Comments

  1. Selamat Pagi P Sochi…
    Saya tertarik dengan artikel bapak tentang beras hitam..walaupun belum pernah merasakan rasa dari beras hitam sepertinya membuat penasaran.Sebelum ketemu dengan situs bapak ini,saya dapat info dari situs tanimandiri.blogspot .com yang ada artikel tentang beras hitam.
    Kalo boleh tahu,dimana saya bisa mendapatkan benih/gabah beras hitam di Yogyakarta pak?Saya mau mencoba utk ditanam dalam ember.Mungkin ngak banyak pak yang saya butuhkan gak sampai 1 Kg,1 ons pun saya mau.
    Demikian,mohon utk di upload juga tentang budidaya beras hitamnya pak.Maturnuwun

    Dwis
    Piyungan.Bantul

    • Siap
      Bantul bukannya banyak juga ya Mas, Bu Ning Harmanto juga ambil beras hitamnya dari Bantul
      Kalau Bantul sepertinya lebih banyak varietas jowo melik
      Kalau nyari cempo ireng ya, Pak Djamasto yang di Mbarak Setegan Sleman
      Petaninya Sri Sultan
      Saya pernah kesana, boleh minta sedikit untuk penelitian
      Saya coba nanam, gagal terus, hahaa
      Agak ribet ternyata, walaupun udah coba Bhasmati yang katanya juga cukup ribet, ini masih lebih aneh lagi triknya
      hehe
      Oke, selamat sowan ke Pak Djamasto
      Kalau masalah budidaya, sampe sekarang juga saya masih bingung :-)

      • varietas jowo melik sana cempo ireng tuh bagusan mana pak, boleh minta alamatnya mereka masing2. oh ya klo boleh tau kira2 harga benihnya masing2 varietas brapa ya?soalnya saya juga mau coba nanam pak tapi di magelang. Mohon infonya ya pak

        • Dari sisi manfaatnya, keduanya hampir sama baik. Hanya kecocokan lahan mungkin berbeda. Untuk benih saya sedang tidak ada stok. Bisa kontak langsung ke nomor HP saya untuk kontak petani cempo ireng ya. Untuk saat ini varietas jowo melik saya belum ada sumber.
          Terimakasih banyak

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>