Blog


Antara Genmaicha, Wedang Beras Hitam dan Kebanggaan Diri.

Antara Genmaicha, Wedang Beras Hitam dan Kebanggaan Diri.

Dapatkah Anda bayangkan rasanya jika teh dicampur dengan beras hitam?

Mungkin mirip dengan Wedang Beras Hitam ya? Hehe

Sebuah legenda dari Jepang menceritakan tentang seorang budak dari Samurai ternama. Suatu hari ia dengan bodohnya tak sengaja menjatuhkan beras hitam, eh salah, maksudnya beras coklat ke dalam kuali berisi teh hijau yang sedang dimasak. Teh, sebagaimana tradisi Jepang, adalah sebuah seni dan ritual penting yang harus dihormati secara khidmat. Merasa ritualnya rusak oleh kebodohan si budak, Sang Samurai seketika menebas kepalanya dengan sambaran samurainya. Baru setelah terpisah kepala si budak dari badannya, Sang Samurai tergoda untuk mencoba teh rusak tadi. Ternyata rasanya sungguh berkesan. Samurai itu takjub dengan perubahan rasa yang terjadi. Maka sebagai penghormatan atas si budak tadi, dia menamai teh tersebut dengan "Genmaicha". Tidak hanya rasa yang unik dan enak, teh beras ternyata juga menyimpan berbagai macam khasiat serta kegunaan.

Lanjut Baca »

Harga BBM Turun, Harga Beras Malah Naik. Bagaimana Harga Beras Hitam?

Harga BBM Turun, Harga Beras Malah Naik. Bagaimana Harga Beras Hitam?

Sebetulnya saya ini paling malas menanggapi segala yang berkaitan dengan pemerintah. Hehe. Dan tulisan inipun, sebetulnya saya mau mendongeng tentang “Fair Trade”.

Yap. Beras di warung depan tadi saya tanya, malah naik lagi menembus harga 10 ribu per liter. Bukan per kilogram. Mungkin per kilogram nya bisa 11-12 ribu ya. Menurut logika, harusnya harga BBM turun maka harga beras pun turun. Jadi apa sebetulnya yang terjadi?

Jalur pemasaran beras pada umumnya dari petani ke tengkulak desa, kemudian ke pengepul besar, lalu ke pedagang besar atau pasar induk, yang memasarkan ke pedagang grosiran, lalu diecerkan oleh pedagang kecil atau warung. Bisa lebih pendek, atau lebih panjang. Yang jelas, untuk menghidupi sekian banyak tangan, eh, manusia, perlu margin yang besar. Tapi masyarakat tidak mau beli kalau harganya mahal. Jadilah petani yang terus ditekan agar harga jualnya serendah mungkin.

Lanjut Baca »

Sanderm Wedang Beras Hitam Kini Tersedia di Supermarket!

Sanderm Wedang Beras Hitam Kini Tersedia di Supermarket!

Demi kemudahan pelanggan, kami team Sanderm terus berusaha untuk tersedia di tempat yang terjangkau pelanggan. Salah satunya adalah di supermarket. Memang belanja di supermarket banyak dipilih karena selain nyaman, bersih, mudah dijangkau, lengkap dan sering menawarkan diskon. Andai saja pasar tradisional kita bisa senyaman dan sebersih supermarket modern hehe.

Dengan bantuan dari teman-teman di Pasar Komunitas Organik, Sanderm dan beberapa produsen organik dapat tampil di supermarket Bali Gourmet, Pasaraya Blok M. Memang betul supermarket menawarkan banyak kelebihan bagi penjual. Selain mudah dijangkau pelanggan, juga perputaran penjualan yang cepat. Namun bagi startup dan UKM, sistem yang berlaku di supermarket akan cukup memberatkan. Diperlukan capital yang tidak sedikit untuk terus mempertahankan suplai produk. Inilah yang dijembatani oleh kawan-kawan di PaKO, Pasar Komunitas Organik. Beberapa supermarket pun mulai membuka diri untuk lebih bersahabat dengan kantong UKM, dengan sistem khusus yang memudahkan terutama dari segi tempo pembayaran.

Lanjut Baca »

Asal-usul Wedang Beras Hitam

Asal-usul Wedang Beras Hitam

“Rasa Wedang Beras Hitam itu hangat ya?”

Mendengar kata “wedang”, kebanyakan orang akan membayangkan kehangatan rasa jahe. Terutama yang bukan berasal dari jawa. Kata wedang memang seperti sudah terpatri dengan jahe. Tak heran perhatian sebagian konsumen yang baru mendengar merek Sanderm Wedang Beras Hitam langsung tertuju kepada wedang jahe

Dalam bahasa Jawa, kata “wedang” sejatinya bermakna minuman yang disajikan hangat atau panas. Hangat disini maksudnya suhunya, bukan rasa panas atau pedas seperti jahe. Jadi teh atau kopi yang disajikan hangat seringkali disebut wedang teh dan wedang kopi. Apalagi wedang jahe yang sudah terkenal. Selain itu masyarakat jawa juga mengenal bermacam jenis wedang lainnya. Misalnya wedang bandrek, yang juga terkenal di tanah sunda. Wedang secang, berwarna merah karena terbuat dari kayu secang. Wedang uwuh, minuman khas keraton yang terdiri atas bermacam rempah, sehat dan menyegarkan. Bagaimana dengan Wedang Beras Hitam?

Lanjut Baca »

Memangnya Beras Bisa Dikecambahkan?

Memangnya Beras Bisa Dikecambahkan?

Ya, saya sering sekali mendapat pertanyaan semacam ini. Padahal, kakek atau buyut kita mungkin tak asing dengan beras yang sedikit keluar akarnya ini.

Tapi saya sendiri pun juga belum pernah dengar sampai dua tahun yang lalu. Ketika saya membaca artikel tentang Hatsuga Genmai. Tradisi mengecambahkan beras masih terjaga di negeri Sakura sana. Bahkan sampai ada komunitasnya segala. Dan mereka sangat menghargai beras “bertanduk” ini, dimana harga beras coklat yang dikecambahkan mencapai lima kali lipat dari harga beras coklat biasa.

Wow! Kenapa mahal sekali? Ternyata setelah diteliti, beras ini sangat menyehatkan. Dalam proses perkecambahan ini, enzim-enzim dalam bulir beras bekerja mempersiapkan pertumbuhan tanaman baru. Terjadi peningkatan zat-zat yang baik untuk pertumbuhan. Tercatat vitamin-vitamin B nya naik drastis dari 3-5 kali lipat. Bahkan vitamin E nya naik sampai 10x lipat.

Lanjut Baca »