Turunkan Kadar Insulin Anda dengan Beras Hitam, Atau ini yang Akan Terjadi!

Cara Menurunkan Kadar Insulin. Turunkan Kadar Insulin Anda dengan Beras Hitam, Atau ini yang Akan Terjadi!

Cara Menurunkan Kadar Insulin – Kita semua tentu pernah dengar yang namanya insulin ya. Pokoknya sesuatu yang berkaitan dengan gula lah kira-kira ya. Kalo orang sakit gula, disuntik tuh insulin nya. Atau mungkin pernah lihat iklan tentang daun insulin. Tapi mungkin sudah banyak juga dari kita yang paham tentang insulin, si hormon gula. Lalu apa hubungannya insulin dengan beras hitam?

Insulin adalah hormon, zat yang tugasnya seperti supervisor. Andaikan sel-sel tubuh kita ini adalah karyawan, maka hormon ini bisa memerintahkan sel tubuh kita untuk melakukan pekerjaan tertentu. Nah di antara tugas insulin adalah:

  1. Menurunkan gula darah
  2. Memerintahkan sel tubuh untuk mengambil nutrisi, diantaranya gula darah, asam amino, mineral kalium dan magnesium
  3. Mengubah kelebihan gula darah yang tidak terserap menjadi lemak darah (trigliserida) lalu disimpan di sel lemak (adiposa)
  4. Mencegah pembakaran lemak
  5. Mempertahankan natrium

Kalau digambarkan, insulin itu seperti kunci yang membuka gerbang sel, agar gula, asam amino dan mineral bisa masuk ke dalam sel.

jual beras hitam

jual beras hitam

Di dalam darah kita wajib ada insulin. Kalau tidak, maka harus disuntik dari luar (itu yang sering kita dengar dari penderita diabetes parah). Kenapa harus ada? Karena gula berlebih itu beracun.

Darah kita cuma boleh mengandung gula sebanyak 70-130 miligram per desiliter. Ambil gampangnya saja angka 100 mg/dl ya mudah diingat seperti kalau nilai bagus itu 100.

Sebanyak apa sih 100 mg/dl itu? Kira-kira hanya satu sendok teh! Untuk orang dewasa normal dengan darah sebanyak 2,5 galon. Jika darah kita mengandung lebih dari itu walaupun sedikit saja, maka insulin harus bekerja.

Tanpa insulin, gula darah yang tinggi bisa mengacaukan tubuh kita. Seperti apa itu? Lihat saja kondisi penderita diabetes yang sudah sangat parah, dimana pankreasnya sudah tidak bisa menghasilkan insulin. Wujudnya kira-kira:

  • Pertama sering buang air kecil (karena tubuh berusaha membuang kelebihan gula itu)
  • Lalu karena gula itu menarik cairan sel, akibatnya sel akan rusak, dimulai dari syaraf (yang paling sensitif). Tangan kebas, nyeri di ujung kaki, seperti tertusuk, itu adalah tanda sel syaraf rusak karena kelebihan gula.
  • Syaraf mata dan cairan bola mata juga bisa terganggu, bisa berakibat kebutaan
  • Organ yang berhubungan langsung dengan darah juga terganggu, seperti liver dan ginjal
  • Stroke
  • Sel otak terganggu, bisa menyebabkan pusing, hilang ingatan, koma dan bahkan kematian

Sekarang kita coba hitung sederhana makanan kita. Sepiring normal nasi putih mengandung sekitar 90 gram karbohidrat, jika diubah jadi gula akan setara dengan 22 sendok teh gula. Hitungan ini tentu agak kasar ya (banyak faktor lainnya). Tetapi tetap saja gula sebanyak itu (walaupun cuma separo porsi) sudah pasti menyebabkan banyak kerjaan bagi insulin.

Ya betul memang gula adalah sumber energi. Tetapi ternyata kebutuhan kita itu sangat sedikit sekali jika dibandingkan dengan nafsu makan. Ditambah lagi dengan kemudahan teknologi modern, yang menyebabkan kita amat sangat ‘mager’ alias malas gerak. Makanan amat mudah didapat, tidak perlu lagi lari-lari berburu mengejar yang tak pasti, atau susah payah memanggul kayu bakar yang dikumpulkan dari seluruh penjuru hutan. Hanya perlu ujung jari dan triing, semua berubah menjadi lemak hihihi.

Sanderm Beras Hitam

Sanderm Beras Hitam

Kenapa Jadi Tumpukan Lemak?

Jadi ketika insuilin kebingungan karena seluruh sel tubuh kita sudah overload dengan gula, maka insulin akan menyulap si gula itu menjadi trigliserida alias lemak. Trigliserida biasanya akan ditumpuk pada jaringan sel adiposa, atau bahasa awamnya ….. yak betul, perut buncit.

Misalkan saja kita makan 3x sehari plus nyemil 3x sehari jadi total 6x insulin digelontorkan ke dalam darah. Padahal kemampuan sel kita menerima mungkin hanya di dua atau tiga perintah yang pertama, jadi yang berikutnya sel tubuh akan menutup lubang kunci insulin supaya tidak overload gula. Nah kelebihan gula yang tidak terserap sel itulah yang berubah menjadi lipatan-lipatan dan gundukan-gundukan jelek nan mengesalkan di seluruh penjuru dunia, eh penjuru tubuh kita.

Sehari dua hari tidak masalah. Mungkin setahun dua tahun juga masih tidak terlalu masalah. Tetapi sepuluh dua puluh tahun seperti ini terus, mana tahan hehehe.

Tahukah Anda bahwa bukan hanya serikat buruh  yang bisa demo tiap tanggal 1 Mei. Sel tubuh kita juga bisa protes kalau terlalu banyak insulin dalam darah. Akibatnya sel tubuh malah tidak bisa buka gerbang nutrisi sama sekali, jadinya malah kekurangan gula, asam amino, dan mineral. Padahal darah penuh dengan gula dan nutrisi lainnya tetapi tidak bisa masuk. Ibarat kunci sudah dol, jadi insulin tidak bisa lagi dipakai untuk membuka.

Kondisi ini disebut sebagai Resistensi Insulin atau pra-diabetes. Dalam kondisi ini, kadar insulin darah bukannya menurun, malahan bisa 7-8 kali lebih tinggi daripada yang seharusnya. Karena sel tubuh sudah bungkam dan gula tidak kunjung turun, maka pankreas terus menggenjot produksi dan membanjiri aliran darah dengan insulin. Dengan harapan gula darah bisa kembali normal (yang ternyata tinggal harapan karena si empunya tubuh terus saja makan banyak tanpa henti…)

Resistensi Insulin inilah sebab kenapa:

– Sudah banyak makan tapi masih lapar

– Habis makan lemes dan ngantuk

– Dorongan utk makan yang manis manis atau asin asin

– Tekanan darah tinggi

– Sudah olahraga terus tapi susah kurus

Dan masih banyak lagi… Ini akan kita bahas nanti ya di artikel selanjutnya. Supaya tidak terlalu puanjang dan capek bacanya hehehe. Simak terus artikel Cara Menurunkan Kadar Insulin ini..

Nah jadi kesimpulan sederhananya, tugas kita adalah mengurangi jumlah makanan yang kita makan. Tetapi juga harus meningkatkan kualitas nutrisi yang kita makan. Jadi istilahnya makan sedikit sudah kenyang. Karena diantara penyebab resistensi insulin adalah kekurangan beberapa nutrisi, entah itu vitamin atau mineral. Yah namanya kekurangan nutrisi, masalah tentu tidak hanya insulin ya tapi bisa merembet kemana-mana. Jadi perut penuh kenyang tetapi sel tubuh teriak kelaparan.

Persis peribahasa ayam mati kelaparan di lumbung padi. Mungkin itu bukan lumbung padi hitam ya hehe.

jual beras hitam

jual beras hitam

Kalau makan beras hitam, baru sedikit pasti sudah kenyang. Dan kenyangnya bertahan lebih lama. Jadi kerja lebih fokus, gula darah stabil, insulin pun tidak perlu kerja keras. Karena insulin normal, sel tubuh tidak kekurangan nutrisi. Sedangkan nutrisi dari kulit ari beras hitam pun lebih kaya, sehingga sel-sel tubuh tidak lapar nutrisi. Vitamin ada, mineral ada, plus bonus antioksidan yang banyak sekali manfaatnya.

Walaupun lebih mahal dari nasi putih, tapi setelah dihitung totalnya ternyata lebih murah. Karena makan 2x sudah cukup. Porsinya pun lebih sedikit. Produktifitas kerja lebih tinggi. Belum lagi turunnya biaya beli obat atau pergi ke dokter. Pencernaan pun senang karena tidak perlu kerja keras mengolah nasi dua piring setiap kali makan hehehe.

Silakan dicoba dulu cara menurunkan kadar insulin nya nanti hasilnya silakan dishare ya!

Semoga bermanfaat, sehat selalu.

Salam hijau,

Sochi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *