beras hitam harga

beras hitam harga

Jual Beras Hitam – Mohon maaf sebelumnya, beras hitam tentu bukan hoax. Ini tanaman asli nusantara yang mungkin sudah lebih tua mendiami negara ini daripada kita. Tapi kami sangat tergelitik dengan isu yang meresahkan belakangan ini. Banyaknya berita yang simpang siur, kami mencoba mencari benang merahnya agar kita dapat lebih bijak menyikapi kasus ini.

manfaat beras hitam

manfaat beras hitam

Sebelum lebih jauh, kami ingin menekankan terlebih dahulu, agar kita tidak terlalu cepat menilai sebuah kasus. Agar kita tidak mudah menjustifikasi dengan sedikit berita atau logika sederhana. Kenapa begitu? Ya itulah karena banyak orang yang terlalu cepat menyimpulkan, maka jadi simpang siur lah berita mengenai beras plastik ini. Ada yang menyimpulkan ini beras dari kentang dilapis plastik lah. Ada yang bilang ini hanya pengalihan isu lah. Malah ada yang bilang ini cuma hoax. Wah..bikin pusing ya?

Kami selalu berusaha mengajak kita semua untuk lebih sadar mengenai apa yang kita makan. Kita mau pakai baju saja pilih-pilih. Mau terlihat seperti apa? Apakah saat rapi, resmi, kasual, olahraga, dan lainnya. Lha ini kan makanan, kita masukkan ke dalam tubuh kita, dan menjadi bagian dari tubuh kita. Maka sudah selayaknya kita lebih berhati-hati, ya kan?

Sedikit mencoba meluruskan cara pandang kita tentang beras plastik;
Istilah beras plastik memang sebetulnya agak salah ya. Tapi menurut saya tidak apa, karena bahasa kan tujuannya mempermudah, yang penting sama-sama paham. Intinya beras ini bukanlah beras yang aslinya, dan mengandung zat kimia, mungkin sejenis plastik atau masih segolongan, yang tidak baik bahkan berbahaya bagi tubuh. Berita aslinya disebutkan bahwa zat campuran itu adalah resin sintetik. Yah, namanya wartawan, kalo bikin judul beras resin sintetik pasti kurang menarik. Berapa banyak orang yang paham arti resin sintetik?

1. Apa sih Resin Industri itu?

Plastik, merujuk pada satu golongan zat turunan minyak bumi. Jenisnya mungkin ribuan atau bahkan puluhan ribu. Umumnya yang kita kenal seperti PP (polypropylene) yaitu plastik kresek, dan PE (polyethylene) yaitu plastik es yang bening. Kita semua tahu sifat dua zat ini ya, diantaranya meleleh di suhu sekitar 120-150 derajat Celsius, sedikit lebih tinggi dari titik didih air. Kemudian plastik ini juga mengambang di air. Tapi sebetulnya, zat turunan minyak bumi ini sangat beragam. Ahli kimia bisa merubah sifat zatnya menjadi mudah leleh, atau sangat tahan panas, sangat ringan, atau sangat berat. Bisa dibuat larut dalam air, atau larut dalam minyak, atau tidak larut dalam keduanya. Bahkan bisa jadi pemanis buatan, contohnya sakarin, siklamat, dan aspartam. Bisa jadi zat pengawet, misalnya benzoat. Sangat banyak sekali.
Jadi, kira-kira bagaimana kalau kita menyimpulkan bahwa beras plastik itu hoax, semata-mata karena melihat sifat plastik kresek yang mengambang di air dan titik lelehnya lebih tinggi dari air mendidih. Menurut saya, ini kesimpulan yang terlalu terburu-buru dan berbahaya. Generalisasi kresek ini kurang tepat sepertinya.

Kami memang belum mendapat informasi mengenai jenis plastik atau resin yang mungkin digunakan dalam beras tersebut. Namun memang banyak beredar resin-resin yang yang murah, apalagi limbah atau hasil samping dari produksi berbagai zat lainnya. Tidak semua bahan baku plastik itu mahal. Maka kesimpulan yang agak gegabah juga untuk mengatakan bahwa, tak mungkin beras dicampur plastik karena plastik itu mahal.

2. Mesin untuk Membuat Beras Plastik itu Tidak Mahal

Ada video yang beredar luas mengenai cara pembuatan beras plastik, dengan mesin yang, menurut sebagian orang, adalah mesin yang rumit dan mahal. Tidak mungkin akan menghasilkan beras yang murah. Oke, video itu sebetulnya sangat mungkin adalah hoax, karena saya pun melihatnya bukan sedang memproduksi beras plastik melainkan bijih plastik biasa. Dan video itu sudah beredar sejak tahun 2011 di negara-negara lain. Yap betul. Di Vietnam beras plastik ini sudah geger sejak tahun 2011. Juga di India. Hanya di Filipina dan Indonesia yang baru sekarang ramai. Kemana aja kita yah. Mungkin beras ini sudah tersebar merata di setiap propinsi. Dan di setiap anggota badan kita. Hiks.

Maaf, bukannya mau menyebarkan horror. Lets say semoga saja belum tersebar luas dan kita belum pernah makan ya. Optimis. Saya cuma mau menyampaikan bahwa mesin untuk membuat beras komposit, beras analog, mie basah, mie instan, spageti, sereal, snack, bijih plastik, itu semuanya mirip sekali. Prinsipnya sama yaitu ekstrusi. Yaitu ulir seperti mata bor berputar mendorong adonan melalui lubang cetakan. Sederhananya seperti gilingan kacang atau daging yang diputar itu. Mesin ini,yangberkapasitas kecil banyak dijual di Indonesia dengan harga di bawah 10 jutaan. Mampu memproduksi beberapa kuintal sampai ton beras analog per bulan.
Oiya, mungkin ada yang belum kenal dengan beras komposit atau beras analog. Padahal sejak 4-5 tahun lalu pemerintah sudah gembar-gembor tentang proyek beras ini. Idenya adalah, mencari pengganti beras supaya kita tidak ketergantungan pada beras. Jadi ketela, jagung, sorgum, sagu, apapun yang berupa tepung dijadikan adonan dan diproses dengan mesin yang mirip dengan video tadi, menjadi seperti beras. Sebetulnya di Italia pun ada pasta yang dibentuk seperti beras, selain berupa lidi (spaghetti), lembaran (lasagna), pipa (macaroni), dan lainnya. Tidak perlu memusingkan bagaimana membuat bentuk beras yang membulat ujungnya, mesin itu punya cetakan yang bisa membuatnya. Yah, bentuk kupu-kupu saja bisa. Mungkin nanti ada beras berbentuk dinosaurus juga. 😀

3. Kentang itu Mahal, Tapi Hanya di Indonesia

Kentang adalah tanaman subtropis, sehingga produksi nya lebih tinggi di negara-negara dingin sana daripada di Indonesia sini. Seperti halnya kedelai. Di Irlandia dan Amerika, kentang lebih murah dan populer daripada beras. Mungkin juga di beberapa bagian Cina terjadi hal yang sama. Apalagi kalau kentang yang dipakai adalah kentang busuk, yang tidak laku, gagal panen, atau tidak lolos standar eksport.
Untuk membuat beras komposit, kentang tak perlu rumit-rumit dipotong kecil-kecil seperti diukir menjadi beras. Cukup digiling jadi tepung, campur dengan bahan lain (apa saja, terserah yang buat) menjadi adonan, lalu masukkan ke dalam mesin ekstruder. Selesai.

4. Uji Sederhana dengan Reaksi Yodium-Amilum Bisa Mengecek Karbohidrat, Tapi Tidak Menunjukkan Bahwa Tidak Berasnya Tercampur Plastik

Uji karbohidrat menggunakan larutan yodium sebetulnya adalah tes yang sangat sederhana. Saya masih ingat waktu SD dulu pernah praktek semacam ini, secara kualitatif. Tak perlu ke Jerman atau Amrik untuk tes semacam ini. Namun, tes ini tak dapat membedakan apakah karbohidratnya berasal dari beras, atau kentang, atau singkong. Dan juga tak bisa membuktikan bahwa di dalam makanan yang diuji apakah mengandung plastik atau tidak. Perlu serangkaian tes yang lebih detail, untuk memastikan ada kandungan kimia asing yang tidak seharusnya ada pada beras.
Kabar baiknya, uji semacam ini pun di Indonesia sudah tersedia, saya kira semacam lab Sucofindo atau di Universitas yang punya jurusan kimia atau pangan pasti bisa melakukannya. Maka lebih baik kita percaya kepada laboratorium atau lembaga yang berwenang untuk mengadakan uji. Atau kalau kurang yakin, bisa kita uji sendiri pada lab yang berkompeten. Bukan dengan logika sederhana semacam reaksi yodium dengan amilum.

Baiklah. Saya tekankan sekali lagi, saya bukan bermaksud menyebarkan ketakutan. Juga bukan ingin mengatakan, ah ini sekedar pengalihan isu. Bukan. Saya hanya menyarankan kepada kita semua untuk lebih bijak dan hati-hati dalam memandang dan menyikapi suatu kasus. Tidak terburu-buru menyimpulkan dengan logika sederhana atau generalisasi.

Lalu kita harus bagaimana?

Sederhana sekali, beli langsung ke petani. Saya sebetulnya tidak suka jika ada pihak yang dirugikan dengan cara ini, yah pastinya diantaranya pedagang beras. Namun menurut kami, inilah cara teraman saat ini untuk mendapatkan beras yang asli. Apalagi kalau kita membeli langsung ke petani yang menanam organik, dan kita beli beras yang berwarna. Boleh beras coklat, merah, beras hitam, atau warna lainnya. Kenapa yang organik dan berwarna? Yah, hehe. Silakan dibaca di artikel lainnya ya.

Bagaimana Cara Menghindari Salah Beli Beras Plastik atau Beras Hitam?

Yap, Judulnya tidak salah. Maksud saya, kita kadang pun mendapati ada beras yang berwarna hitam di toko beras atau di pasar. Tapi bagaimana kita tahu itu beras hitam yang asli, atau hanya ketan hitam, atau beras yang diwarnai? Sekaligus, bagaimana kita menghindari beras plastik? Nah, dua pertanyaan ini solusinya mirip.

Yaitu, kenali petani Anda, dan belilah langsung kepada mereka!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *