Beras Hitam untuk ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) atau Penderita Autisme?

ABK atau Anak Berkebutuhan Khusus adalah sebutan formal untuk anak penderita Autisme Anak-anak yang model begini, biasanya bermasalah dengan fokusnya. Kalau sudah melakukan sesuatu, seperti sudah ada di dunianya sendiri. Kadang, beberapa diantara mereka juga alergi terhadap zat tertentu yang terkandung dalam makanan.

Zat-zat alergen tersebut misalnya:

  • Kasein atau protein susu
  • Gluten atau protein terigu
  • Sukrosa atau gula pasir
  • Telur
  • MSG atau micin atau vetsin (kalau ini sih, saya yang normal juga alergi, hehe)
  • Lemak (bisa lemak trans, atau lemak terhidrogenasi)
  • Residu pestisida (semua orang juga, tapi ABK lebih sensitif)
  • Bahan kimia makanan (ya, semua orang juga tidak boleh, tapi ABK lebih sensitif

Repot juga ya? Yang kasihan, kalau ABK tersebut berasal dari kalangan yang kurang mampu. Mereka hanya akan dianggap sebagai anak yang nakal, bandel, gampang sakit, atau terbelakang. Padahal sebenarnya ketika mereka diarahkan untuk fokus pada hal yang positif, kemampuan mereka seringkali melebihi yang normal. Kita terutama yang sudah memiliki buah hati, tentunya harus waspada dan teliti. Jangan sampai kecolongan buah hati kita ternyata ABK dan kita tidak memberikannya asupan yang tepat.

Dari syarat-syarat makanan ABK, makanan yang paling memenuhi syarat mungkin adalah produk organik. Bebas zat kimia baik dalam proses penanaman, hingga pengolahan. Ya, tentunya walaupun organik mungkin terigu, susu, telur, atau gula tidak termasuk juga, karena pada dasarnya sudah alergen. Yang cukup repot, produk organik hampir selalu harganya mahal. Dari proses produksinya yang relatif lebih rumit dan produktivitasnya yang lebih rendah, maka mau tak mau harganya harus lebih tinggi. Sekedar menjaga agar kesejahteraan petaninya setara dengan petani non-organik. Belum lagi jika melewati rantai distribusi yang panjang. Bisa makin melangit harganya.

Salah satu produk organik yang cocok untuk memenuhi nutrisi ABK adalah beras hitam. Beras hitam bebas alergen, terutama gluten yang sering terdapat pada bijian serealia. Juga aman dari pestisida (meskipun belum tentu) karena utamanya ditanam secara organik. Bahkan ada nilai plus, yakni kandungan nutrisi yang tinggi dan seimbang, serta kadar antioksidan yang baik bagi kesehatan.

Salah satu rekan saya, Ibu Christien Ismuranty, adalah pemerhati masalah ABK. Beliau banyak menggunakan beras hitam sebagai bahan baku asupan untuk ABK. Kadang dicampur dengan beras putih dan merah, menjadi beras warna-warni, ditepungkan, atau dibuat cookies yang lezat. Dengan bendera Kainara, beliau aktif dalam kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan ABK.

ABK, karena alergi kasein, tidak mampu mengkonsumsi susu sapi. Sebagai alternatif, dibuatlah susu dari bahan nabati. Bisa dari kacang-kacangan, legum, atau bijian serealia. Walaupun sebenarnya adalah jus dari bahan tersebut, namun kadang rasanya mirip benar dengan susu. Seperti susu kedelai yang sudah lazim. Susu almond juga cukup nikmat. Kalau susu beras, mungkin lebih cocok disebut air tajin ya, hehe.  Seperti susu beras hitam, rasanya jauh sekali dengan susu. Kalau air tajin beras hitam, pasti rasanya mirip sekali dengan Wedang Beras Hitam, hehe. Di gerai Kainara di bilangan Jatibening, Bekasi, kini dapat ditemui berbagai produk olahan beras hitam,. Termasuk Wedang Beras Hitam produksi Santri Dermayu Farms. Selamat mencoba! [Sochi]

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>