Beras Hitam Mengandung Resistant Starch yang Baik Untuk Diet, Makhluk Apa Lagi Itu?

manfaat beras hitam

manfaat beras hitam

Manfaat Beras Hitam – Di dunia belahan sana, beberapa tahun belakangan ini sedang cukup hits orang membicarakan tentang Resistant Starch atau sering disingkat menjadi RS. Apa lagi yah ini hehe. Memang beberapa Negara maju penduduknya lebih peduli dengan apa yang mereka makan, dan belajar banyak secara otodidak melalui internet. Istilah kimia, fisika dan biologi tidak asing dan tidak alergi. Bukan berarti otomatis yang disana lebih baik daripada yang disini, tetapi sikap peduli dengan sekitar itu perlu sekali kita tiru. Mari kita buka mata dan pikiran, belajar sedikit lebih dalam tentang apa yang kita makan dan apa yang terjadi di dalam perut kita. Dan ini masih berkaitan erat juga dengan beras hitam.

manfaat beras hitam

manfaat beras hitam

Terjemahan bebas dari Resistant Starch ya tentunya mudah saja, Pati yang Tahan. Tahan dari apa? Maksudnya adalah tahan dari proses pencernaan. Jadi pati RS ini lebih sulit dicerna dibandingkan dengan pati biasanya. Sedikit berlawanan dengan pola pikir jadul yang menyatakan bahwa lebih mudah berarti lebih baik ya. Lebih sulit dicerna terkadang malah baik bagi tubuh. Malahan usus kita memerlukan zat yang benar-benar tidak bisa dicerna, yaitu serat.

Pati atau karbohidrat adalah rantai yang tersusun dari gula. Dalam proses pencernaan, yang dimulai dari mulut kita, pati dipecah menjadi gula oleh air liur kita. Itu sebabnya setelah mengunyah agak lama, nasi akan terasa agak manis. Enzim ajaib bernama amylase mampu memecah ikatan atom antar glukosa pada pati hanya dalam hitungan menit pada suhu tubuh, 37 derajat Celsius saja. Tanpa enzim ini, di laboratorium, perlu panas minimal 100 derajat Celsius selama 2 hari untuk mencapai hasil yang sama!

jual-beras_hitam-berbulir

jual-beras_hitam-berbulir

Resistant starch, karena tersusun rapat antar rantainya, maka enzim ini agak susah memecahnya. Sehingga pati jenis ini dapat lolos selamat sampai ke usus besar tanpa tercerna oleh enzim mulai dari mulut sampai usus halus. Bukannya itu buruk? Dulu orang berpikir seperti itu. Dikhawatirkan akan mengganggu atau menjadi kotoran dan lainnya. Tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa ternyata pati ini adalah makanan favorit bagi bakteri baik yang menghuni usus besar kita. Sedangkan bakteri yang merugikan tidak suka memakan pati jenis ini. Bakteri baik akan memakan pati lalu menghasilkan asam lemak rantai pendek (SCFA / short chain fatty acid), khususnya yang disebut asam butirat. Sel usus besar kita sangat menyukai asam butirat ini sebagai sumber energinya daripada gula atau zat lainnya, sehingga ketika mendapat butirat, sel usus besar kita akan lebih sehat dan cepat memperbaiki diri apabila rusak.

Seberapa penting memberi makan bakteri di dalam usus kita? Kenyataannya, jumlah bakteri di usus besar kita 10 kali lebih banyak daripada jumlah sel tubuh kita. Secara teknis statistik, kita hanya 10% manusia dan 90% bakteri. Bakteri baik ini selain memberi makan sel usus besar, juga menekan pertumbuhan bakteri dan organisme merugikan lain yang ada di usus besar. Bisa dibilang bahwa bakteri ini bagian dari sistem ketahanan atau kekebalan tubuh kita. Beberapa jenis bakteri baik lainnya juga menghasilkan vitamin esensial yang sangat berguna bagi kesehatan kita, juga banyak zat lain yang belum seluruhnya dipetakan. Kita berhubungan erat dan saling menguntungkan dengan mereka.

jual beras hitam

jual beras hitam

Bakteri-bakteri baik ini juga akan menjaga pH atau keasaman usus besar pada kondisi optimal sekaligus mencegah peradangan. Dua hal ini dapat menurunkan resiko kanker kolon alias kanker usus besar, yang menjadi pembunuh nomor 4 di dunia pada kasus kematian akibat kanker.

Resistant Starch juga telah terbukti mengurangi resiko diabetes, karena mencegah lonjakan gula darah setelah makan. Selain itu juga meningkatkan sensitifitas insulin hingga 50%, yang artinya menurunkan resistensi insulin, sehingga gula darah kita lebih mudah dikendalikan oleh pankreas. Resistensi insulin adalah awal mula bencana diabetes, karena tubuh dan pankreas kita sudah lelah dengan gula darah yang terus-menerus melonjak.

Resistant Starch juga berfungsi sebagai serat yang larut air, membuat perut kita lebih kenyang karena volumenya besar. Akibatnya porsi makan kita jadi lebih sedikit sudah kenyang, dan bertahan kenyang lebih lama. Artinya makan lebih sedikit, tapi tubuh lebih berenergi. Hemat pengeluaran untuk makan, tapi lebih banyak energi untuk kerja! Efisien kan. Tubuh juga lebih santai dan awet muda dalam bekerja karena tidak dipaksa mencerna terlalu banyak makanan.

Dengan begitu banyak manfaat, yang tentu semua mengarah kepada penurunan berat badan dan kehilangan lemak berlipat di perut dan lengan, lalu dari mana kita bisa makan Resistant Starch? Setidaknya ada beberapa jenis Resistant Starch :

Sebetulnya masih mungkin ada jenis lainnya lagi. Dan sangat mungkin satu makanan mengandung lebih dari satu jenis pati RS. Seperti misalnya beras hitam, bisa saja mengandung Resistant Starch tipe 1, tipe 2 dan tipe 3 sekaligus. Beras hitam secara alami mengandung serat tinggi pada bagian kulit ari, sehingga pati yang masih terikat dengannya akan menjadi Resistant Starch tipe 1. Beras hitam juga dimasak lebih lama karena terlindung oleh kulit ari, sehingga sangat mungkin masih mengandung pati yang belum matang. Pati yang belum matang ini bisa masuk dalam Resistant Starch tipe 2.

Dan tipe 3 inilah yang sepertinya paling mudah dilakukan, tetapi mungkin kurang nikmat hehe. Sering kan terdengar godaan nikmatnya nasi hangat. Nasi dingin, apalagi yang sudah didiamkan semalaman atau masuk kulkas, ternyata baik sekali untuk pencernaan kita. Selain porsi menjadi sedikit (karena kurang selera makan? Hahaha) juga mengandung resistant starch lebih tinggi. Ada seorang teman yang sudah membuktikan, berat badan turun dan lingkar perut mengecil hanya dengan mengubah makan nasi menjadi nasi dingin. Porsi makan dan pola hidup lainnya tetap sama!

beras hitam

beras hitam

Berapa banyak kita harus makan Resistant Starch? Ternyata tidak harus banyak-banyak juga. Cukup sekitar 50-60 gram saja per hari. Bisa dengan mudah terlewati hanya dari sepiring nasi hitam yang agak dingin. Terlalu banyak Resistant Starch akan lewat saja sebetulnya, persis seperti makan sayuran kalau kebanyakan. Tetapi mungkin perut akan terasa sedikit kembung karena bakteri yang mendapat banyak suplai akan memproduksi gas juga.

Jadi kesimpulannya, mau berat badan ideal dan sehat? Ikuti saran dari para Guru zaman dulu, mau makan, tunggu sejenak jangan langsung dihajar. Selain secara spiritual kita melatih menahan nafsu, juga agar nasi menjadi lebih dingin, meningkatkan kadar Resistant Starch dalam makanan kita. Jangan lupa juga nasinya pakai beras hitam, kalau belum kuat full ya boleh nasi ungu. Beras putihnya dicampur dengan sedikit beras hitam sebelum dimasak.

Semoga sehat selalu!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *