Beras Hitam di Depok, Memangnya Ada?

Jual Beras Hitam – Beberapa tahun di Depok memang saya masih bisa melihat beberapa petak sawah yang bertahan. Kebutuhan perumahan memang memaksa banyak sawah untuk menyerah kepada developer perumahan. Di beberapa daerah seperti Bojongsari bahkan sawah irigasi teknis. Irigasi teknis dibangun dengan biaya besar namun harus berakhir sebagai selokan rumah. Tetapi sawah padi hitam?

jual beras hitam

jual beras hitam

Berbekal informasi seadanya dari seorang teman yang asli Depok, saya coba datangi saja daerah Banjaran Pucung Depok. Ternyata memang daerah ini masih relatif banyak sawah dibanding Depok lainnya (terutama Beji yang sepertinya sudah jadi gedung dan rumah hehe). Setelah tanya sana-sini ketemu juga rumah Pak Edi di gang Poncol jalan Raya Banjaran Pucung, dekat setu Jatijajar.

Ternyata Uwa Edi, begitu biasa disapa warga sekitar, sudah lebih sepuh dari perkiraan saya. Tetapi gerakannya masih cekatan, dan masih lancar menggunakan handphone. Aktifitas rutin di sawah masih dilakukannya sendiri termasuk pekerjaan berat seperti mencangkul sebelum menanam padi hitam. Dan ternyata beliau masih menjabat sebagai ketua kelompok tani dan sering menghadiri event-event yang berkaitan dengan pertanian di berbagai kota.

Jual wedang beras hitam

Jual wedang beras hitam

Selain Uwa Edi, ada juga H. Bonen yang betawi asli Banjaran Pucung dan banyak diberitakan di portal berita, juga dikunjungi walikota Depok karena menanam padi hitam. Tetapi benih padi hitam ternyata diperoleh Uwa Edi dari Balai Penelitian Sukamandi dan beberapa rekannya sesama pegiat pertanian, yang kemudian dibagi-bagikan ke petani di Banjaran Pucung. Tidak seperti H. Bonen, Uwa Edi adalah pensiunan pegawai dan merupakan pendatang baru di Depok.

Dengan lahan dan tenaga yang terbatas, hasil panen padi hitam Uwa Edi memang tidak seberapa. Saya pun kehabisan stok ketika berkunjung kesana jadi belum bisa cicip-cicip. Dibantu salah satu putrinya, beras hitam Uwa Edi dipasarkan ke beberapa tempat, termasuk pasar tani di kompleks pemkot Depok di jl. Margonda raya. Nyaris tanpa dukungan dari manapun, semangat untuk tetap berkarya membuat saya kagum.

Jual wedang beras hitam

Jual wedang beras hitam

Beliau menanam dan beternak macam-macam, yang seringkali malah dipanen orang lain. Beliau pasrah saja, lebih baik diikhlaskan daripada jadi penyakit. Mengajak warga sekitar untuk mandiri dengan bertani atau beternak sejak bertahun-tahun lalu, namun hasilnya masih minim. Hanya beberapa orang anggota kelompok tani nya saja yang masih aktif menanam. Sepertinya budaya instan sudah masuk ke level yang mengkhawatirkan. Menurut beliau, anak muda lebih suka menjadi karyawan pabrik, yang memang berjajar di sepanjang jalan Raya Bogor. Kerja dan dapat gaji bulanan. Sederhana, tak perlu pusing dengan hama atau cuaca seperti petani, atau lelah mencangkul dan kotor berlumpur.

Di sekitar sawah Uwa Edi sudah menjadi incaran pengembang properti. Dengan rencana pembangunan terminal Depok dan jalur LRT, membuat daerah kecamatan Tapos menjadi makin menarik untuk hunian. Harga tanah pun melambung dalam beberapa tahun terakhir. Demikian artikelBeras Hitam di Depok, Anda sudah tidak penasaran bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *