Apa Kata Mereka?

Apa Kata Mereka?

Wedang Beras Hitam pernah tayang di Trans7 dalam acara edutainment bertajuk Laptop Si Unyil pada tanggal 6 September 2012. Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh crew Laptop Si Unyil Trans7 yang telah meliput dan menayangkan proses produksi Wedang Beras Hitam. Kami juga sampaikan banyak terima kasih kepada semua konsumen Wedang Beras Hitam yang sudah memberikan dan berbagi kisah serta testimoni.

Saya kembali ke Perancis untuk menjalani kemoterapi. Saya menderita leukemia. Tetapi sebenarnya saya sangat enggan. Saya kira tidak ada orang yang suka dikemo. Sangat menyakitkan. Beruntung, seorang teman menghadiahi Wedang Beras Hitam sebelum saya kembali. Saya kira tidak ada salahnya mencoba. Setelah 2 bulan rutin minum Wedang Beras Hitam, saya baru cek ke dokter. Ternyata sudah tidak ada lagi sel kankernya. Terima kasih Wedang Beras Hitam. (Jean Chaland, Perancis)

Saya terpukul ketika terkena stroke beberapa tahun lalu. Beruntung hanya stroke ringan. Namun operasi by-pass jantung koroner yang menyakitkan tetap harus saya jalani untuk mencegah serangan jantung susulan. Seorang teman memberi saya beras hitam dan saya coba konsumsi rutin. Ternyata hanya 2 bulan dan saya kembali pulih. Saya benar-benar terharu dan saya merasa sangat perlu untuk menyebarkan beras ajaib ini seluas-luasnya. Saya banting setir dari pegawai menjadi petani beras hitam, meski umur saya sudah tidak bisa dibilang muda. (Puji, Kepanjen, Malang, Ketua Kelompok Petani Beras Hitam)

Mata saya berkantung dan muka sembab akibat bertahun-tahun tidak bisa tidur nyenyak. Tiap malam saya batuk-batuk berat, bahkan sampai keluar darah. Begitu terus sampai pagi datang. Aktivitas pun terganggu. Bermacam obat sudah saya coba, tetapi masih nihil. Sampai adik ipar saya datang membawa beras hitam. Baru 2 kali saya minum, darah sudah tidak keluar lagi. Setelah rutin mengkonsumsi, nyeru di dada hilang. Tidur lebih nyenyak dan dada terasa ringan. Saya dapat beraktivitas lebih semangat. (Kunariyah, Pekalongan)

Mual, pusing, demam dan susah tidur lumrah dialami wanita yang baru pertama mengandung, seperti saya. Namun mual ini terasa mengganggu, karena saya kesulitan makan. Alhamdulillah seorang teman suami saya datang membawa beras hitam. Saya suka aromanya, wangi dan gurih. Mendadak semua mual dan rasa tidak enak mereda setelah rutin mengkonsumsi wedang beras hitam. Saya sangat berselera makan dan kesehatan membaik. Hingga akhirnya waktu persalinan tiba, saya dapat menjalaninya tanpa kesulitan berarti. Awalnya ada candaan bahwa anak beras hitam ini akan berkulit hitam, selain karena kulit saya yang agak gelap. Diluar dugaan, ternyata anak saya sangat cerah dan sehat sekali. Saya sangat bahagia. Terimakasih beras hitam. (Fitriana, Manggarai)

Ibu saya menderita Alzheimer yang menyebabkan pikun berat, Beliau bahkan lupa sudah makan atau belum. Setiap hari bagaikan hari yang sama baginya. Beliau juga mengidap hipertensi. Akhirnya beliau harus diinfus agar tidak kekurangan nutrisi akibat lupa makan. Beruntung anak saya membawakan beras hitam. Setelah saya berikan rutin, kini ingatan beliau sudah kembali. Tidak lagi lupa makan, tidak perlu diinfus lagi. Lega rasanya. Saya juga ikut mengonsumsi beras hitam. Cukup murah dibandingkan produk herbal lainnya, namun khasiatnya cepat sekali terasa. (Paiman dan ibunya, Sumiyatun, Kudus)

Meskipun setahun lagi pensiun, namun tugas dan tanggungjawab saya di kantor justru semakin tinggi. Dalam sepekan hampir bisa dipastikan saya keluar kota. Entah Jakarta, Cirebon, Bali, bahkan Singapura. Namun saya tidak khawatir drop atau sakit. Di tas saya selalu tersedia wedang beras hitam yang setia menjaga kesehatan saya. Jika seharian lelah, saya cukup menyeduh secangkir wedang beras hitam yang lezat, dan di pagi harinya, saya sudah lupa kalau kemarin saya lelah sekali. Bahkan menurut beberapa teman, wajah saya terlihat lebih muda beberapa tahun! Siap beraktivitas dengan penuh semangat. (Sri Wahyuni, Semarang)

Dua tahun lagi saya berumur 60 tahun. Alhamdulillah hasil check up menunjukkan gula dan tekanan darah saya normal, tak ada aktivitas tumor atau kanker, dan jantung saya sehat. Selain donor darah rutin 3 bulan sekali, saya juga rajin mengonsumsi beras hitam. Badan tetap proporsional, saya tetap kuat melakukan aktivitas yang cukup berat seperti menyetir luar kota. (Yusuf, Semarang)

Saya masih muda, tetapi tak ada alasan untuk tidak menjaga kesehatan. Aktivitas yang cukup berat di bidang pertanian selalu melelahkan saya. Namun secangkir beras hitam hangat meredakan segala kelelahan dan menjaga saya tetap berenergi dan konsentrasi. Pencernaan juga terasa ringan. (Ardhy, Jambi)

Kami sangat mengharap kesan, testimoni, kisah, saran, kritik dan segala unek-unek konsumen yang akan kami publikasikan secara periodik di website ini. Kesaksian terhadap produk dan pelayanan kami dapat dikirim via email, telepon, SMS, BBM, dan bisa pula disampaikan langsung kepada kami di kantor WEDANG BERAS HITAM. Atas kerjasamanya yang baik, disampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya.